
Ku mulai dengan Bismillah, segala puji bagi Allah swt. Pemelihara semesta alam . shalawat dan salam semoga tetap tercurah buat baginda Rasulullah SAW,keluarga dan para sahabatnya.
Cinta suatu kata2 yang tak asing lagi bagi kita, bahkan merupakan suatu kata2 yg sering membuat setiap anak adam mabuk dengannya. Bahkan orang yang sedang dimabuk cinta mengeluh derita rindu yang dialaminya “ Aduhai sekiranya aku menanggung semua kerinduan yang mereka alami sendirian, tentulah hatiku merasakan nikmatnya semua kecintaan yang belum pernah dirasakan oleh seorang pun yang dimabuk rindu dan sesudahnya”
Inilah kira2 gambaran orang yang dilanda cinta dan dimabuk rindu, yang membuatnya bisa merangkai kata2 bak pujangga
Namun dari mana kita tahu bahwa dia sedang keasmaran dan dipenuhi rindu? Banyak hal yang dapat kita lihat, dari sikap tingkah lakunya, gerak-geriknya dan ucapannya, semuanya tercermin adanya cinta dalam dirinya. Inilah adalah rahmat yang diberikan Allah kepada Hamba-Nya bahwa dia dikaruniai dan memiliki cinta, yang menjadikan hatinya lembut dan perasaannya halus.
Namun cinta bagaimanakah dari segala cinta yang ada, yang dikatakan sebagai Rahmat Allah dan merupakan Karunia-Nya? Dia adalah cinta yang hadir Karena Allah swt
Sebagaimana Firman Allah dalam surat Ali Imran (3): 159 yang artinya
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu,, ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang2 yang bertawakkal kepada-Nya ”.
Adapun sarana yang bisa kita tempuh untuk menggapai kecintaan Allah swt, adalah:
1.Senantiasa hidup bersama petunjuk Al-qur’an
Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw, bersabda yang artinya:
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang di hari kiamat sebagai pemberi syafaat kepada orang-orang yang membacanya. ”
Dalam hadits lain juga diriwayatkan Imam Bukhari dan Anas r.a, Rasulullah bersabda yang artinya:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Maksud dari hadits diatas adalah bahwa orang yang terbaik, termulia dan teragung diantara kita semua adalah mereka yang hidup dengan bimbingan Al-qur’an.
Jadi, sebab pertama dan yang paling utama sebagai sarana yang bisa diprgunakan oleh seorang hamba Allah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt, adalah membaca Al-Qur’an secara berulang-ulang, hidup dibawah naungan Al-qu’ran, merenungkan kandungan Al-Qur’an, dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan di alam semesta.
Semoga kita termasuk kedalam orang2 yang mendekatkan diri demi cinta yang hakiki dengan banyak membaca, mengamalkan Al-Quran. Karena tidak ada cinta yang abadi selain cinta dari Allah swt.
2.Menghilangkan keterikatan hati dengan segala aksesoris dunia
Hal ini dapat dilihat dri hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah yang bersumber dari sahal bin Sa’ad, ia berkata,” seorang lelaki datang kepada rasulullah saw, dan bertanya: ‘ Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu perbuatan yang jika aku melakukannya , aku akan meraih kecintaan Allah swtdan juga kecintaan manusia,’Rasulullah saw menjawab: “ Berpalinglah (dari gemerlapnya dunia) maka Allah swt, akan mencintaimudan berpalinglah dari apa yang dimiliki manusia, maka mereka akan mencintaimu.”
Untuk itu, jika seorang hamba ingin meraih cinta kasih Allah dan juga hamba-hamba-Nya, maka jalan yang bisa ditempuhadalah dengan mengosongkan hati atas segala keinginan untuk menumpuk kekayaan dan menjauhkan diri dari sifat hasad (iri) terhadap karunia yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya.
3.Mendirikan shalat dikeheningan malam (qiyamul lail)
Allah swt, menjelaskan orang2 yang beriman dari kalangan ahlul kitab, dalam firman-Nya Allah swt menyebutkan yang artinya:
“Mereka itu tidak sama; diantara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).”
Allah swt. Memuji mereka yang melantunkan al-Qur’an dikeheningan malam. Rasulullah juga menganjurkan kepada umatnya untuk melaksanakan QL meskipun hanya dua rakaat.
Rasulullah saw. Menganjurkan kepada kita untuk melaksanakan QL agar kita termasuk orang2 yang ingat kepada Allah swt. Pada malam itu. dalam kitab shahih Bukhari dan Muslim, abu Hurairahr.a. berkata, Rasulullah saw. Bersabda yang artinya:
“Allah swt. Turun ke langit bumi pada sepertiga malam, lantas allah swt, berfirman, adakah diantara manusia yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan penuhi permintaannya? Adakah orang yang memohon ampunan-Ku, maka Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang mengajukan permohonanya kepada-Ku, maka Aku akan kabulkan permohonannya?”
Alangkah indahnya apabila kita menjadikan setiap perjalanan kita untuk memikirkan kebesaran Allah swt., sehingga setiap kali kita melewati pepohonan yang hijau, seakan-akan pohon itu berucap: la ilaha illallah.
Ini merupakan sarana yang sangat potensial sekali untuk menanamkan kecintaan kita kepada Allah swt., yang telah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini sebagai suatu tanda kebesaran-Nya, dengan kebesaran-Nya kita dapat menjadikan diri ini menjadi lebih dekat dan lebih mencintai-Nya
Semoga shalawat dan salam tetap tercurah buat baginda Rasulullah, keluarga, sahabat, dan orang-orang beriman yang selalu meniti jalan mereka menuju cinta yang hakiki yaitu cinta Allah swt.
by : Tri Wiyanti (Fak. MIPA Abduurrab)
Selengkapnya...
Al-Qur'an Random
Jadwal Sholat ( Pekanbaru )
Category
- akidah (1)
- artikel browshing (3)
- Artikel Kiriman Teman (1)
- Coretanku (39)
- IT (3)
- Jihad (1)
- Karya Anak Ar-Razi (3)
- karya Teman (2)
- m4kna (2)
- tholabul 'ilmi (3)
blog saudara2ku
-
Disaat-saat Rasulullah Menangis… - Penulis: Asy Syaikh Abdullah bin Ibrahim Al-Haidan Tangis Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam serupa dengan tertawanya, tidak tersedu-sedu dan tidak ber...15 tahun yang lalu
-
-
Click here for Myspace Layouts
Kamis, 08 Oktober 2009
RAHMAT ORANG JATUH CINTA
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
19.36
1 komentar
Label: Karya Anak Ar-Razi
~ Akhwat Istimewa ~

Ia selalu menundukkan pandangan
Pakaian taqwa selalu membungkusnya rapi
Purdah senantiasa menghias wajahnya
Sejuk hati bagi siapa saja yang memandangnya
Di memorinya telah terekam sekian juz kalam ilahi
Lisan senantiasa berdzikir menyebut asmaNya
Elok nian akhlak yang di sandangnya
Sungguh rupawan hati yang selalu dijaga kesuciannya
Walaupun sekian banyak kumbang yang menatap keelokannya
Bahkan hampir mendekatinya
Ia bisa menghalau segala godaan duniawi
Ia tetap mempercayakan pilihannya hanya kepada Allah
Tak tersentuh……..
Sungguh tak tersentuh hatinya oleh kumbang manapun
Sebelum si kumbang halal baginya
Hmmmm……, bisakah aku seperti akhwat itu…?????
Ya Allah…..,
Elokkan lah akhlakku seperti akhwat itu
Hias lah lisanku hanya tuk menyebut asmaMu
Aminnn…..
26092009
By: Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
19.35
0
komentar
Label: Coretanku
Terserah Allah Kapan Ngasihnya......
Bismilahirohmanirrohim
Menghadiri walimahan teman. Senang banget akhirnya teman sudah duluan merenda biduk rumah tangga. Barakallahu fiik. Senyum bahagia terpancar dari kedua mempelai. Subhanallah ketenangan dan kesejukan telah menyelimuti hati mereka. Indah sekali.
Eiittt…, nia kapan lagi. Tanya seorang teman.
Waduh ! ana gak bisa jawab tuh pertanyaannya. Kapan Allah ngasihnya saja. Sabar saja menunggu. Jawaban yang sudah sekian kali ku lontarkan bila menanggapi pertanyaan yang sama. Jangankan teman2 ,anak murid les ku saja suka menanyakan hal itu.
Hiks..hiks…., mungkin umur ku sudah tua hingga pertanyaan semacam itu sering menyerangku.
Ya ikhtiar dong kok jawabannya gitu aja komentar temanku di suatu hari.
Gini ya , bus tidak akan berhenti kalau tidak di stop. Makanya ikhtiar dong. Komentar yang lain.
ihh kata siapa bus gk berhenti kalau gk di stop. Di halte, bus itu berhenti sendiri tanpa di stop. Ku mulai ngeles. Dan dia hanya bisa memelototin aku.
Duhhhh…., bukannya gak mau usaha. Emang mesti ku kasih tahu seperti apa usahaku itu. Ngerti dong dengan keadaanku sekarang. Ku masih mau membantu ortu, dan kul ku belum selesai (hhe…aku telat kuliah, tamat smu melanglang buana dulu). Belum lagi kreditan motor, laptop dll. (OOpppssss……, kok jadi buka-bukaan gini. Ahhh ..berharap akhwat saja yang membacanya). What...!!! ternyata nia tukang kredit ya. Hwahwahahahahah. Uhhhh….., jangan kencang2 dong ngomongnya ntar banyak yang dengar. Untung gak kredit panci juga ya………hehe.
Kalau aku menikah sekarang bukannya akan menjadi beban buat calon suami aku tuh.
“wah….. ummi bawa beban kreditan , abi harus lebih giat lagi nih bekerja buat bantu ummi bayar kreditan” deeuuuuuuuhhhhh……malunya bila komentarnya seperti itu nanti.
Tuh kan……, so enjoy aja saat ini. Biar kuliahnya kelar dan kreditannya lunas dulu baru mikirin itu. gmn…??? Yang setuju ancungkan tangan. Satu.., dua…, empat puluh…., lima puluh…, tiga ratus …., tiga ribu….., wah banyak sekali yang setuju. Terimakasih…terimakasih…….
Menikah saat ini memang sudah menjadi impianku apalagi yang datang melamarku seorang mujahid yang akan membawaku berjihad di daerah konflik. Ya Allah ……keinginan yang menggebu2. Ku ingin segera berkumpul dengan para mujahidah2 di medan pertempuran. Turut dalam barisan yang akan membela kesucian Dien ini. Ya Allah semoga Engkau mendengar do’aku dan semoga Engkau mewujudkannya. Amiiinnnnnnnnnnnn……………..
By : Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
19.31
0
komentar
Label: Coretanku
Sabtu, 03 Oktober 2009
Adakah kau merasakan panggilan jihad sampai ke hatimu ..???





"Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan ALLAH. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (At-Taubah: 41)
Seruan ini adalah kebangkitan perjuangan bukan penimang tidur2 panjang
Seruan ini adalah gelora tekad tuk gemakan jihad seantero jagad
Seruan ini adalah desah2 kalbu nan haus akan kejayaan
Seruan ini tetap di lantangkan dengan sepenuh jiwa
Disana nyaris setiap waktu terasa hawa kematian
Dimana desingan peluru tak pandang bulu melantakkan tubuh2 yang tak berdosa
Dimana burung2 besi menghujani tanah suci Al-Quds dengan bom2nya
Memburu setiap desah nafas
Merampas nyawa secara paksa dari jasad
Tangisan pilu terus terdengar
Air mata yang tak pernah kering
Ketika setiap mujahid menjadi syahid
Adakah kau merasakan panggilan jihad sampai ke hatimu ..???
by : Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
02.47
0
komentar
Label: Coretanku
Minggu, 13 September 2009
~ Tidak Kapok2 Juga ~

Bismillahirohmanirrohim
Lirik kanan kiri , merasa was-was, cemas, deg-degkan, pokoknya gak karuan dech. Apa lagi kalau dengar suara pluit. Dikira polisi yang sedang bertugas rupanya hanya seorang tukang parkir. Loh .., kenapa takut sama pak polisi. Apa sebab..???
Hmmm…hmm…, iya nih. Takut banget ma pak polisi. Padahal kan mereka aparat yang mengayomi masyarakat, kenapa mesti takut…??? Iya sih. Gini ceritanya. Dulu ana pernah kena tilang. Karena gak punya SIM. Gara-gara porboden gitu. What…..!!! seorang pembalap yang telah malang melintang di kota metropolitan Pekanbaru bisa kena tilang juga….???. hmmm…, gini loch biar ana jelasin. Emang sih ana tidak punya SIM tapi selama ini ana aman2 saja karena ana banyak tahu jalan pintas yang tidak ada polisinya. Atau mungkin hari itu emang hari naas ana.
Dari kejadian di atas ana bertekad mau buat SIM. Kapok ana klo harus mengikuti sidang lagi. Hari demi hari, bulan demi bulan pun berlalu hingga berganti tahun. Hingga sampai saat ini SIM itu belum juga ada. Kalau pas lagi ada uang ana menunda2 nya akhirnya uang itu sedikit demi sedikit habis. Pas gak ada uang baru teringat mau membuatnya.
Dan sekarang dengar2 Polisi mengadakan razia rutin. Di lakukan selama Ramadhan ini. Semua wilayah ataupun sudut2 kota pun tak luput dari razia. Ana panik. So, harus bagaimana. Kenyataannya ana sampai sekarang belum juga punya SIM. (dasar bandel……gak jera yach sekali di sidang…??). Mendengar kabar itu barulah ana sibuk mau mengurus SIM. Walaupun telat ngurus SIM nya tapi ana harus berusaha menjadi warga Negara Indonesia yang taat peraturan. So….., sekarang mau ke POLTABES. Ngapain nia…??? Ya Ngurus SIM lah…..emang mau Shopping……hhe.
by : Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
00.19
0
komentar
Label: Coretanku
Minggu, 09 Agustus 2009
MALAM BINA IMAN DAN TAQWA BUKAN MAKAN2, BINCANG2 DAN TIDUR YACH.....
Bismillahirrohmanirrohim
Dua hari bersama strong akhwat bosan juga ternyata. Hhe. Becanda wit. Piss ahhh…^_^. Kalau dekatan gini kok dia begitu membosankan ya?? Tapi bila kami berjauhan rasanya kwaaaanggeeennnnn banget. Cuihhhh…..basi taukkkkk. Hhe lagi ahh.
Dari hari sabtu dan minggu dia berada disisiku. Halahhhh. Yah kami ada agenda mabit bareng akhwat-akhwat Ar-Razi yang lain. Akhwat Ar-Razi..??? yupzz. Ar-Razi adalah nama LDK di kampus tabrani.tapi dulu sebelum di bubarkan. Loh knp dibubarkan..??? Jangan Tanya kenapa.
Dari rencana awal yang mau ikut mabit sekitar belasan orang tapi Alhamdulillah yang datang hanya delapan ekor eh maksudnya delapan orang. Tapi tak masalahlah harus tetap semangat meskipun jumlahnya sedikit.
Disebuah kos yang mungil kami memulai agenda mabit dengan sholat magribh berjamaah. Dilanjutkan baca al’matsurot dan tilawah. Setelah itu itu dilanjutkan kembali sholat isya berjamaah. Oh ya di acara mabit kemaren ada satu makhluk yang telat datangnya. Masa’ sudah adzan magribh si ukhti itu baru datang.mau tahu siapa dia..?? ah gak usahlah. Soalnya dia itu FACEBOOKER juga ntar ketenarannya malah menurun setelah berita ini di ekspose. Hhe. Sekali lagi becanda dhiyah. Pisss lagi ahh…. ^_^
Selesai isya berjamaah di lanjutkan dengan makan. Hmm…hm…,gak ongeh (sombong) ya tadi yang masak itu aku loh. (cieee..ciee…..,) alhasil ada korban satu orang setelah makan, jadi keluar masuk kamar mandi. Hihi.soalnya sayurnya kepedasan.
Tahu gak teman-teman acara kami ini memang tidak mendadak dan sudah dari jauh hari kami mencari pemateri untuk kegiatan ini, tapi waktu sore di hari H si pemateri membatalkannya karena beliau lupa kalau sudah ada janji sebelumnya dengan orang lain. Hikss..hiksss…,jadi sedih nih. Akhirnya ku putar otak untuk segera bertindak mencari pemateri yang lain. Ku telphon siapa saja mbak yang ku kenal tapi nihil dengan pemberitahuan mendadak ini akhirnya tidak ada yang bisa.
Sebagai seksi acara kugunakan kewenanganku, langsung ku todong saja salah satu ukhti yang ikut mabit juga untuk mengisi acara ini. terserah dia mau ngasih materi apa yang penting halal! Eh maksudnya yang penting bermanfaat. Walaupun sedikit yang dapat disampaikan kami membubuhinya dengan qhodoya dan problem solving.
Agenda malam ini selesai, besok jam 02.30 WIB dilanjutkan dengan Qiamullail.tapi meleset dari yang di tentukan yang ada pada bangun jam 03.00 WIB. Abiznya sewaktu mau tidur aku di ajak ngobrol sih. (di ajak ngobrol atau yang mengajak ngobrol nihhh…).
Dan setelah subuh berjama’ah kami melakukan riyadoh yaitu senam PKS Nusantara. Hihihihi.loh kenapa ketawa. Ada yang lucu sih. Masa’ riyadohnya di ruangan bukannya di luar. Di kamar lagi. Dengan keadaan kamar yang sempit otomatis tangan-tangan kami saling bertubrukan saat melakukan gerakan senam. Malah ada yang bertubrukan dengan tembok.
Saat senam ada yang merekam. Dia adalah makhluk yang terlambat tadi. Sebenarnya aku gak yakin kalau dia bisa merekam dengan baik. Lihat saja tampangnya…!!!hhe. perekam amatiran sih.
Setelah istirahat sebentar kami pun langsung bergotong royong masak sarapan pagi maksudnya gotong royong melihat si tuan rumah alias yang punya kos-an memasak nasi goreng. tidak disangka ternyata masakannya Weeenaaakkkkk Teeenaaannn. Nasi goreng special. Pokoke siippp dech. Ajib…ajibb.
Alhamdulillah mabit malam ini sangat berkesan. Ruhiyah ini terasa lega. Ukhuwah pun semakin erat. Kenikmatannya luar biasa. Itulah iman.
Semoga kami bisa mengulang hari yang indah ini. semoga saja. Aamiiinnn
by : Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
05.24
0
komentar
Label: Coretanku
Minggu, 26 Juli 2009
Kegiatan KKN , Ahad 26 Juli 2009
Bismillahirrohmanirrohim
Sudah berlalu dua minggu kami melakukan KKN di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai. Dan hari ini kami pun melanjutkan program kerja yang telah kami rencanakan. Kelompok kami dibagi menjadi dua karena ada dua tugas yang harus di kerjakan. Anak cowok dari kelompok kami bergabung dengan anak cowok dari kelompok lain yang satu RW karena ada tugas mulia yang harus mereka emban saat ini. merekapun segera di kerahkan untuk membantu mengecat salah satu sekolah taman kanak-kanak yang ada di Kelurahan Limbungan. Yupi….., selamat KKN aja bapak-bapak (Kuliah Kerja Ngecat) hhe.
Tidak jauh beda dengan mereka kami pun segera melaksanakan tugas yang telah di amanahkan kepada kami. Berhubung bu’ Eli dan Ririn tidak datang akhirnya tugas mulia itu pun di kerjakan oleh kami berdua. Aku dan Dilla. KKN juga (Kuliah Kerja Ngedata). Yupzz. Kami mendata penduduk yang ada di RT 4 RW 9. Data itu akan berguna untuk pelaporan akhir KKN nanti.
Di RT 4 ada 50 Kepala Keluarga. Dan itu tersebar di tiga gang. 20 warga di jalan Limbungan, 15 warga di Gg. Pisang dan 15 warga di Gg Sawit. Dengan berpanas-pasan ria eh salah maksudnya dengan menikmati sentuhan sinar matahari siang kami pun tetap semangadh dalam melaksanakan tugas. Cieeee…., bertanggung jawab gitcu loch.
Setelah dari jalan Limbungan kami beristirahat dulu untuk ISHOMA sejenak. Habis itu lanjutkan tugas…!! Kami pun beralih ke Gg. Pisang.
Ketuk pintu salah satu warga dan tak lupa 3 S. Senyum, salam dan sapa. Halahhhh….lebay. Cukup salam doang kok. Nia nih senang menggunakan majas hiperbola ternyata.
Assalamu’aikum……, ada 2 kali salam ku ucapkan. Tp koq sepi.
Terdengar lari-lari kecil menghampiri jendela dan melihatku.
Eh adik, ibunya ada?? Tanyaku pada anak kecil itu. Mungkin anak yang punya rumah kali.
Ummi..!!! ummi..!! teriak anak kecil itu memanggil ibunya. Oh, pantes ada stiker ……….di depan rumahnya. Ku ulangi kembali salamku.
Assalamu’alaikum…
Wa’alaikumussalam wr wb , terdengar suara seorang lelaki. Mungkin ayah anak tadi. Dan benar.
Oh,, silahkan masuk. Bapak tadi mempersilahkan aku masuk.
“Sebentar ya” bapak itupun segera ke belakang memberi tahu istrinya.
Assalamu’alaikum ibu, salam ku kembali ku ulangi lagi.
Wa’alaikumussalam wr wb.
AKu langsung menyalami ibu itu dan secara spontan kami bercipika cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri *red). Padahal di tempat lain tidak ada pake acara cipika cipiki. Hmmmm…, itulah ikatan aqidah begitu kuatnya sehingga hati selalu merindukan pertemuan dengan saudaranya.
Dan segera akupun beraksi meminta keterangan data dari si ibu.
Begini bu, kami mahasiswa dari Universitas …………….yang KKN disini. Ingin mendata penduduk khususnya di RT 4 ini. data yang kami minta sesuai dengan Kartu Keluarga yang ibu punya.
Berhubung kartu keluarga ibu itu sedang di pakai untuk keperluan pembuatan akte kelahiran anaknya jadi keterangan yang di dapat secara lisan saja. Dan ku ketahui ternyata ini toh namanya Pak Alimun yang ngajar Tahfidz di SMPIT Al-Itihad Rumbai. Setelah keterangan di dapat kamipun sedikit2 ngobrol tentang ini tentang itu tapi berhubung aku sedang dinas (cieee…, dinas KKN maksudnya) aku tak berlama-lama dan segera pamit.
Masih di Gang Pisang. Dan masih tetap aku dan Dilla sebagai pengawai sensus, oopsss…bukan. Maksudnya Mahasiswa KKN yang mendata penduduk. Beralih dari satu rumah kerumah lain. Dan saat ini kami berada di rumah Bapak Khoirul Anwar. Dari satu rumah ke rumah yang lain ritual nya sama saja yaitu 3 S. halahhh. Pokoknya setiap rumah yang di kunjungi pukul rata ku panggil ibu semuanya. Dan ketika di rumah Pak Khoirul Anwar saat menanyakan tanggal, bulan dan tahun lahir istrinya ternyata dia lebih muda dari ku. Aha. Malu juga nih. Dari tadi manggil ibu padahal ku lebih tua dari dia. Tapi gpp jugalah, wong dia dah punya cah cilik sitok.
Keterangan data pun diminta. Dari keterangan itu ada hal lucu yang ku temukan. Tepatnya sih gak lucu mungkin bagi sebagian orang. Ternyata bapak khoirul Anwar dan Pak Alimun tadi adalah abang-adik. Dan istri-istri mereka juga kakak-adik. Hahahahah. Berarti kakak adik mertuanya sama. Sedikit tersenyum-senyum juga saat menulis data itu. Loch kok iso tho…??? Ya iso lah. Hhe. Sok bisa bahasa jawa nih.
Berarti keluarganya itu-itu aja dunkz. Ato besan orang tua mereka cuma itu-itu aja. Hmmmm…, ada tho yang seperti itu. yah , apapun itu kan adik-adik mereka juga tidak muhrim, jadi wajar saja menikah. Tidak ada yang salah kok dengan keterangan ini. ku saja yang heran karena baru menemukan hal seperti ini. hhe.
by : Nia Samosir
Selengkapnya...
Diposting oleh
Ummu Hudzaifah
di
20.28
0
komentar
Label: Coretanku