Click here for Myspace Layouts

Mulailah membaca Artikel-Artikel ini dengan Bismillah

Selasa, 11 Mei 2010

Rinduku



Rasa itu menyelusup dalam rongga jiwaku
Menembus sekat hati yang paling dalam
Mengalun irama rindu yang telah lama ku rayu
Berserak , membuncah mengurai cinta yang terpendam

Bawalah aq bersamamu
Mengarungi mimpi indah itu
Berlayar dalam samudra kisah nan syahdu
Bercengkrama dalam buaian manja


Aku jatuh cinta padamu……
Entap mengapa…….??
Aku jatuh cinta padamu yang masih asing dalam hidupku…
Nama mu telah tertulis untukku
Dan namaku telah tertulis untukmu
Di kitab lauh mahfudz

Terserah orang memandang aku aneh…..yang jelas cintaku telah tertambat padamu wahai lelaki asing yang sampai saat ini akupun belum mengenal siapa kau, dimana kau, dan kapan kau menjemputku.

Semuanya masih menjadi rahasia, biarlah kan ku nanti engkau hingga tiba waktu yang tepat itu. Waktu yang telah Allah janjikan untuk kita bersatu.

Selengkapnya...

Ughh..!!! Kesal....



Kesal! Satu kata yang sedang bercokol dihatiku. Kenapa….?? !!! kenapa aku mengikuti hawa nafsu. Dan rasa kesal itu ingin membuatku marah. Perang dalam batinpun tak bisa ku hindari. Hatiku yang ingin aku tetap sabar berusaha menasehati nafsuku untuk meredam segala emosi yang merajaiku. Rasanya ingin menangis.

Bimbingan skripsi Bab II. Ternyata masih banyak yang harus di rapikan dan diperbaiki penulisannya. Ya Allah, ada apa denganku. Bukankah itu hal biasa. atau mungkin akunya saja yang sensitif hari ini. Entahlah..!! yang ku tahu aku memang terlalu lemah hingga hal sepele seperti itu turut di pikirkan dan memperkeruhkan suasana hati.



Sepulang dari bimbingan, revo ku pacu kembali ke kantor. Tapi masih saja hati ini menyimpan rasa kesal tadi. Ku berusaha beristighfar agar hati ini kembali tenang.

Alhamdulillah sedikit tenang. Ya Allah, ternyata aku manusia yang lemah yang terkadang belum mampu mengendalikan rasa kesal. Dan ku tahu rasa kesal itu adalah salah satu penyakit hati. Yang dapat merusak sel-sel jaringan iman seseorang.

Marah, benci, kesal, iri hati adalah beberapa bagian dari penyakit hati yang sangat susah di hindari oleh kita. setiap hari kita beraktifitas mengerjakan segala pekerjaan rutin maupun tidak rutin otomatis kita selalu bersinggungan dengan orang lain entah orang tua,saudara, suami, isteri, anak, teman, tetangga dll..dan tanpa disadari potensi penyakit hati dalam diri kita muncul terpicu oleh bberapa masalah dengan mereka atau salah satu diantara mereka…..

Betapa susah kita menghindari ini..tapi janganlah kita putus asa menghindarinya..selalu berdoa dalam hati setiap menghadapi hal yang menjengkelkan ” Allahumma innii a’udzubika min ghodlobi nafsii.. ” betapa dekat syetan dengan kita sehingga kita harus berlindung kepada Allah dari segala bisikannya.. ” Ya Allah ..aku berlindung kepadamu dari kemarahan ( nafsu) diri sendiri “

Beberapa cara menghindari penyakit hati adalah :

1. Seringlah kita membaca Qur’an dan memahami maknanya
2. Mendirikan sholat malam ( tahajud, hajat dll)
3. Bergaullah dengan orang sholeh

Adalah di syurga tempat kita terhindar dari segala penyakit hati ..tapi mampukah kita meraih tempat di syurga apabila di dunia selalu memelihara penyakit ini…????

Selengkapnya...

Kamis, 06 Mei 2010

Bersabarlah Dengan Keindahan

Bismillahirrohmanirrohim

Bila telah tiba waktunya, kesibukan kuliah tidak dapat menghalau kebutuhan untuk hidup bersama orang lain sebagai suami istri. Tuntutan nurani itu akan memanggil-manggil kita setiap saat. Tidak ada pelabuhan yang dapat menjadi tempat kita menyandarkan kegelisahan itu selain menikah. (M. faudzil Adhim).

Ikhwah yang dirahmati Allah dimanapun antum berada yang masih hidup sendiri (single) pernahkan merasakan kerinduan yang mendalam terhadap jodoh ?? pernahkan antum merasakan kesepian yang mencekam ?? pernahkan antum terpikir untuk menikah ?? jawabannya tentu berbeda-beda. Ada yang menginginkannya segera dan ada yang menjawab masih belum kepikiran . Bila jawabannya ya, apa yang menghalangi antum untuk segera menikah….??? Panggilan hati untuk menikah adalah fitrah. Segeralah penuhi fitrahmu.


Banyak jalan syar’i menuju pernikahan. Seperti perjodohan yang dilakukan oleh orang tua (pastinya orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya), bisa dikenalkan oleh ustad/ustadzah, dan bisa juga dikenalkan oleh teman. Apapun cara yang antum pilih tentunya haruslah melalui perantara. Karena apabila yang bersangkutan (ikhwan dan akhwat yang sedang dalam proses ta’aruf) berkomunikasi tanpa perantara di khawatirkan akan melibatkan hati, dan kecenderungan hawa nafsu akan lebih dominan.

Manusia hanya bisa berikhtiar dan berdo’a. Selanjutnya Allah lah yang akan menentukan. Dan sudah selayaknyalah kita bertawakal atas ketentuan yang telah Allah tetapkan. Dalam proses ta’aruf tak selamanya berjalan sesuai harapan. Pastinya kita menginginkan dalam hidup ini hanya sekali mengalami proses ta’aruf dan berharap Allah memberikan hasil akhir yang indah. Tapi Allah lebih tahu yang terbaik untuk kita.

Setelah melakukan ikhtiar yang maksimal dan ternyata pada kenyataannya proses yang dijalani mengalami kegagalan, janganlah kita langsung merasa kecewa. Coba menunduk, renungkanlah wahai ikhwah. Boleh jadi sesuatu yang belum di peruntukkan bagi kita bukanlah hak kita.

Hidup , mati, rezki dan jodoh sudah Allah tentukan untuk kita. Dan telah tercatat dalam kitab lauh mahfudz. Tidak baik menyesali sesuatu, dan merasa kecewa yang berlebihan. Ketika proses yang dijalani gagal, sadarilah Sebenarnya usaha itu sudah dinilai Allah sebagai ibadah. Jangan biarkan ibadah itu tercemari oleh hasil akhir yang mungkin tidak sesuai dengan harapan. Dan sadarilah wahai ikhwah jodoh itu tidak akan tertukar. Ambil ibroh dari kegagalan itu. Ukirlah senyum yang manis. Katakan dalam hati “mungkin memang belum jodoh” dan Insya Allah , Allah akan segera mempertemukanmu dengan jodohmu. Sabarlah dengan keindahan.

Dan yakinlah bahwa jodoh yang lebih baik telah Allah persiapkan untukmu.

“Perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula)” QS. An-Nur : 26


Selengkapnya...

Sabtu, 01 Mei 2010

Hidup adalah pilihan

Hidup adalah pilihan.

Pilihan yang akan menentukan tujuan akhir kita. Mau dibawa kemana nantinya. Mau di bawa ke arah yang baik boleh , mau di bawa pada ke sia-siaan ya monggo. Keputusan ada di tangan kita, dan tugas kita memperjuangkan jalan hidup yang telah kita pilih.

Dalam perjalanannya hidup kita akan menemukan kemudahan dan kesulitan. Itu hal yang lumrah. Tinggal bagaimana cara kita menyikapinya dengan bijak. Ada masalah kecil bila di anggap berat ya akan berat sekali. Dan sebaliknya ada masalah besar dan bila di anggap kecil maka akan sangat mudah menyelesaikannya tanpa memikirkannya berlarut-larut yang akan memakan waktu, tenaga dan biaya. Yang harus kita ubah adalah paradigma berpikir kita atas apa yang sedang kita hadapi.


Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa ia dibiarkan saja mengatakan ‘Kami telah beriman’ sedang mereka tdk diuji lagi? Dan sesungguh Kami telah menguji orang2 yg sebelum mereka mk sungguh Allah mengetahui orang2 yg benar dan Dia mengetahui pula orang2 yg berdusta : Dan sungguh Allah benar-benar mengetahui orang2 yg beriman dan sungguh Dia mengetahui orang2 yg munafik.” (Qs. Al- ‘Ankabut: 1-3)

Berjalan menelusuri jalan hidup yang kita tuju tidak selamanya seindah kilau cahaya bintang di malam hari, tidak juga sesejuk gerimis pagi nan syahdu. Akan banyak aral melintang yang kita temui. Onak dan duri yang akan melukai jiwa yang lemah ini. Tapi itu adalah bumbu dalam perjuangan kita mewujudkan jalan hidup yang kita tuju. Bahkan tak jarang air mata, peluh keringat dan darah bercucuran mewarnainya.

Senjata yang akan membuat kita bertahan menjalani hidup ini adalah dengan adanya iman di dada. Semai dan tumbuh suburkanlah iman itu. Karena keimanan yang kita miliki selalu dikikis oleh keadaan dan situasi hidup. Keimanan yang kita punyai selalu diterpa oleh berbagai kondisi dan problematika hidup.

Berjuanglah untuk hidupmu. Berjuanglah untuk akhiratmu. Semoga Allah menemukanmu kita pada perbuatan-perbuatan baik dan kehilangan kita pada perbuatan-perbuatan-perbuatan maksiat.

Al-Jauzi memberi nasehat janganlah membiarkan jiwa kosong dari nasehat-nasehat yang Anda dengar dan jauhilah pikiran-pikiran busuk yang selalu membisiki Anda. Sesungguhnya nafsu laksana kuda yang liar, jika Anda pegang kendalinya, maka Anda dijamin tak akan terlempar olehnya. Demi Allah, jangan membuang percuma umur Anda dan jangan kotori jiwa Anda. Lindungilah diri Anda segera, sebelum Anda menjadi tak terlindungi.

Semoga kita dapat meraih tujuan akhir kita yaitu JANNAHNYA. Aminn…..

Selengkapnya...

Senin, 12 April 2010

Ijazah Dan Ijabsah



Bismillahirohmanirrohim…..



Sekarang sudah semester delapan.

emang kenapa dengan semester delapan???????

Ya nyusun skripsi gitu dech.

Mulailah aku mencari bahan2 skripsi ke hulu dan ke hilir , beraksi mengejar-ngejar dosen pembimbing dan semua itu butuh kesungguhan.

Tapi kok semangat ku belum juga bangkit. Ia masih nyenyak terlelap oleh kelalaian yang kemarin. Tapi sedikit demi sedikit ia sudah mulai membuka matanya. Yah. Aku yakin ia akan segera bangun dan bangkit.

Ayooo….Nia. jangan lemah. Harus semangat. Katanya ingin segera dapat ijazah dan ijabsah. Hhe

Yang ijabsah pengen banget. Ijab Qabul dan sah.

Sah …sah….sah…..(Tanya penghulu). Sah……(jawab para saksi yang sedari tadi mengikuti acara ijab qabul dengan khidmat) ^_*


Nia…..!!!! pikirannya jgn ngaco dulu. Fokus sama skripsinya. Biar yang lain ntar nyusul. (mba muth tiba2 datang dari belakang….rupanya mba muth punya indra ke enam sehingga bisa membaca pikiranku) hhe.

Iya..iya…., nih kan lagi di kamar sedang ngetik. Ngerjain skripsi. (hihi..mba muth kan gak tahu aku sedang apa di kamar. Padahal aku lagi asyik sms-an sama teman2). Sms gratis gitu loch. Klo gak di habisin kan mubazir………^_^

Hmmm….., tapi benar juga kata mba muth.

Kerjain skripsi aja dulu. Ya Allah…mudah2an penyakit malas tidak menjangkitiku saat ini. Secara penyakit itu sudah ku derita sekian lama. Sudah stadium empat malah.

Apa yach obatnya……???

Obatnya adalah RAJIN…!!!!!

Yachhh…AKU HARUS RAJIN….!!!! (teriak sekencang2nya sampai2 seisi kamarku berubah jadi kapal pecah krn syok mendengar suaraku yang cempreng). Hhe.


Pokoknya gak boleh malas…, gak boleh…., gak boleh………, gak boleeeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhhh………!!!!!

(Memandang ke laptop dan tumpukan buku2 yang menjadi bahan skripsi)……… ……..Oh skripsi…skripsi……*sambil mengusap peluh keringat di kening*


Selengkapnya...

Jumat, 18 Desember 2009

~ UNTOUCHABLE AKHWAT ~

Bismillahirohmanirrohim

Mentari lembut menyapa wajahku

Kicauan burung mengalun merdu

Awan biru secerah keadaan hatiku

Betapa indahnya Lukisan Alam mu di pagi ini ya Allah…..

Ku ucapkan syukur atas nikmat yang selalu tercurah padaku…

Alhamdulillah perang itu telah usai. Hati kembali tenang. Ya Allah semoga aku bisa mengambil ibroh dari peristiwa2 yang ku alami. Dan menjadikanku dewasa dalam berpikir. Aminnn

Aktivitas pagi ku mulai dengan riang hati. Berangkat kantor tepat waktu. Seperti biasanya setelah briefing pagi pekerjaan pun dimulai. Oh ya…di kantor kan juga punya web internal, so hobby menulis juga di salurkan di kantor. Hhe. Dasar ……., gpp lah. Berbagi ilmu dan saling menasehati dalam kebaikan adalah amar ma’ruf nahyi mungkar. Bener kan.


Sepulang kerja ku sudah janji menemui seseorang. Siapa yach…..??? Seseorang yang menurutku luar biasa. Sangat kharismatik. Mempunyai sikap yang lembut dan penuh ketegasan. Siapakah dia. Dia adalah kak Asri (tidak nama sebenarnya). Si tukang jitak. Hhe. Soalnya dia pernah jitak jidatku waktu di Mesjid Fatimah.

“kesini mau dengar ceramah ato mau ngobrol..!!!” sergahnya sambil menjitak jidatku.

Uhh..dasar si kakak. Akupun memperbaiki dudukku dan berusaha konsentrasi mendengar ceramah.

Yah begitulah dia. Tampak sekasar kulit durian tapi hatinya lembut selembut buahnya durian. Jiaaahhhh……, perumpamaan yang maksa bgetzz sih….

Tp emang bener loch, dia orangnya baik. (kedengarannya kok jadi seperti promosi gitu yach….? Waauw…..hati2 nia jgn kejadian kemarin terulang lagi. Kapok dech jadi mak comblang…..).

Hmmmm…..di hari ini kak Asri bener2 baik, buktiya dia traktir aku makan bakso, halah..palingan krn aku shaum makanya dia mau mentraktir. Dan setelah itu dia minta imbalannya. Minta nia do’ain.

“udah nia do’ain kakak??” tanyanya

“udah kak” jawabku

“Apa aja do’anya” ia kembali bertanya.

“hmm….., do’ain kakak agar kaya dan masuk syurga dan satu lagi biar cepat dapat pujaan hatinya” ucapku dgn sungging senyum yang penuh arti.

“Cuma itu aja nyo…??” tanyanya lagi

“ya itu ajalah dulu kak, besok2 kalau kak traktir nia lagi baru nia tambah do’anya” jawabku asal……hhe.

Setelah sholat maghrib kamipun langsung memesan makanan. Aku mesan bakso (makanan kesukaan) klo kak Asri mesan mie goreng.

Sambil makan kami tetap melanjutkan obrolan. Oh ya, kakak yang satu ini mmg selalu kujadikan sasaran empuk untuk curhat. Mulai dari curhat yang senang sampai yang sedih. Dia selalu mendengar uneg2ku. Pokoke nyaman dech klo curhat ma si kakak ini.

Pernah suatu saat ku bertanya ma si kakak. Pernah gak ya si kakak terjebak VMJ.

“InsyaAllah tidak pernah” jawabnya.

Subhanallah.

Ia seorang akhwat yang waro’ (berhati-hati ) dan selalu menjaga. Aku salut padanya.

Tidak di pungkiri terkadang mmg ada ikhwan suka iseng dan usil yang ingin berkenalan tapi si kakak tidak menggubrisnya. Mau itu lewat FB atopun hp. Si kakak mampu menghindarinya karena adanya Iman yang menjadi benteng di hati.

“Klo ma teman kampus dan kerja ya blh donk selagi apa yang di bahas itu mmg penting” lanjutnya lagi.

Untouchable akhwat. Yah. Akhwat yang tak tersentuh (tak tersentuh hatinya).

Subhanallah. Dalam hati ku juga berdo’a agar aku bisa sepertinya yang selalu menjaga diri dalam bergaul.

Kakak, do’akan nia agar bisa menjadi Untouchable Akhwat yach……..


Kamis, 17 Desember 2009
Nia-Samosir



Selengkapnya...

~ JIHAD NEVER ENDING ~


Nanar mata menatap hampa ….

Gundukan beban hinggap mencengkram pikiran ……..

Langkahpun lunglai menyeret asa …..

Badai letih datang mengguncang jiwa.

Menghempas , menerjang tiap sudut hatiku …

Azzam seolah luntur ..

Niat menjadi buyar……..

Haruzkah ku mundur hanya karena penat yang sesaat …???

Meninggalkan kebahagiaan yang tak ternilai harganya ……..


lama ku merenung……….

…………………………………….

…………………………………….

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..

……………………………………..


Ku usung kembali puing tekad yang berserakan …….

Kan ku nikmati jalan hidup yang telah Engkau takdirkan …..


Biarlah lelah asal tetap di jalanMu….

SELALU DAN SELAMANYA BERSAMAMU…..




KEEP SPIRIT

KEEP FIGHT

HAMAZAAAAAHHHHHH…..!!!!!!!!!!!

ALLAH AKBAR……………!!!!!!!!!!!!!!

SALAM JIHAD NEVER ENDING…..!!!!!




121209




Selengkapnya...

Template by : kendhin x-template.blogspot.com